(gojag-gajeg) majang foto di dunia maya

Bismillah

pagi ini, jumat yang penuh semangat!  termasuk semangat utk ngecek FB & blog 😛

Sekalinya mbukak, eh langsung disuguhi tulisan yg mak jleb jleb O_o

Hyaduh, kena’ deh..

dahulu saya sangat anti nge-upload foto ke dunia maya. sudah banyak nasihat mampir telinga dan mata, dan saya-pun menyepakatinya. tapi yg namanya manusia kan makhluk sosial. Bawaannya pengen sosialisasi, termasuk program sosialisasi kegiatan beserta foto diri yang tak pernah lupa, termasuk saya *tepokjidat

Anda bisa gugling bagaimana mudharat-nya majang foto diri, terkhusus bagi dirimu duhai para akhwat sholihah. Kalo mau ngeles sih banyak dalih yg bisa kita pakai. Mulai dari tidak adanya nash yg mengatur secara eksplisit maupun implisit tentang ini, hingga sekedar ingin memberikan informasi pada kawan2 lama agar supaya mudah dikenali dan tidak pangling. Tapi cobalah tanya pada lubuk hatimu yang paling dalam, ada perasaan ragu & malu ga waktu nge-upload foto itu? yaaah, meskipun kita -saya ding- sadar bahwa  tidak mungkin ada yang berminat ndownload foto saya.

 Dan dari Wabishah bin Ma’bad ra berkata, ‘Aku datang kepada Rasulullah saw., maka beliau bersabda, “Apakah engkau datang untuk ertanya tentang kebaikan?” Aku menjawab, “Benar, wahai Rasulullah.” Lalu beliau bersabda, “Mintalah fatwa kepada hatimu sendiri. Kebaikan adalah apa yang karenanya jiwa dan hati menjadi tentram. Dan dosa adalah apa yang mengusik jiwa dan meragukan hati, meskipun orang-orang memberikan fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya.” (Ahmad dan Darimi)

akhirnya saya revisi beberapa foto di blog ini. yg ada disini dan disini 

semoga menyusul untuk foto2 yang lain. salam kebaikan!

Advertisements