emang bener kata Jens Forster, Kai Epstude, dan Amina Ozelsel dalam penelitian psikologinya yang mengatakan bahwa perasaan cinta dapat mendorong kita untuk berpikir lebih kreatif dan analitis. buktinya ujug2 diri ini ingin segera menghasilkan banyak karya setelah merasakan sekawanan kupu beterbangan didalam perut. euleh euleh..ini kupu ga nyadar apa kalo dia musti jadi ulet dulu, trus ngenthung, baru boleh ngrecokin orang :’( ah, tapi ini kan fitrah..

Dr. Helen Fisher, profesor antropologi dari Rutgers University pernah bilang kalo disaat seperti itu otak memproduksi hormon dopamin, serotonin, endorfin, dan oksitosin dalam jumlah sangat banyak. sebenernya aku juga kurang paham itu hormon kerjanya gimana. yang jelas manfaat yang aku dapat saat ini adalah betapa bersemangatnya jari2ku bekerja diatas keyboard. ngefek sampe tangan bo’ :p

Saking semangatnya, aku berhasil menyelesaikan alur sebuah novel yang sudah lama ingin kubuat. Dan anehnya ini novel bukan genre novel cinta2an. Nantinya kudedikasikan novel ini untuk para pejuang dakwah sekolah dimanapun berada. hopefully, aku bisa menyelesaikannya tahun ini. eh, tidak. paling ga, 4 bulan kedepan. bismillah..mohon doanya, kawan

Judul diatas adalah bakal calon judul novel bagian ketiga dari Trilogi Negeri 5 Menara (tapi bo’ong :p). Berhubung si empunya karya tak kunjung menerbitkan novel ketiganya, disini penulis mencoba membayangkan kelanjutan cerita menurut versinya. Tetapi tokoh utamanya bukan lagi Alif. Melainkan Sarah, anak ustadz Khalid yg membuat Alif harus berjuang keras meski sekedar untuk bicara dengannya :D   si sarah ini ceritanya lagi dapet kesempatan fieldwork (baca: jadi TKW) di sebuah kampus yang penulis lebih suka menyebutnya kampung, bernama King Abdullah University of Science and Technology (KAUST). Sependek pengetahuan penulis yang sama sekali tiada mendapat ospek layaknya mahasiswa KAUST, beginilah kesannya tentang kampung di tepian laut merah itu, kampungs 4 warna..

Read the rest of this entry »

Bagi kebanyakan orang tua, memberi makan pada bayi adalah pertempuran besar. Aku jadi ingat dulu aku pun begitu. Saat batita, badanku kurus kering karena susah makan. Gigiku gigis, hampir semua menghitam. kata ibu, itu terjadi karena aku terlalu lama nge-mut makanan. entah itu benar atau tidak. Banyak diantara orang tua membutuhkan banyak waktu untuk memberi makan anaknya. Ia akan membuat seolah2 sendok berisi makanan itu adalah helikopter. ngueng ngueng ngueeng.. haa’! lega sekali rasanya kalo mulut si bayi terbuka sebagai tanda bahwa ia bersedia untuk makan. tapi apakah ia menikmatinya?

Read the rest of this entry »

ibu bagiku, adalah idola nomer 2 setelah nabi Muhammad. ia adalah ummi, sahabat, partner, konsultan, manager, ah banyak sekali peran beliau. baru tadi siang aku ditinggalnya pergi ke bandung, sekarang kangennyaa luar biasa. ini essay yg dibikin ibu sebelum berangkat, ini syarat mengikuti konferensi guru berprestasi tingkat nasional. diam2 kuambil dr foldernya dan kubaca2. dan rasanya.. aku makin semangat menjadi seorang guru! Read the rest of this entry »

ini episode menulis ulang note perjalanan ^^

syukur alhamdulillah.. saat aku menulis ini, aku berada disalah satu seat milik SV 817 jakarta-riyadh, dekat jendela, dan melihat dikejauhan sana gradasi warna biru, kuning, dan orange di langit saudi. ah, aku tidak tau ini langit saudi atau yaman. yang aku tau, sebentar lagi aku tiba di bandara internasional riyadh. gradasi langit itu, mirip warna kertas asturo yang biasa kubeli ditoko merah. tapi yang ini membentang sejauh mata memandang. cantiik sekaliy. dudulnya aku tiada membawa kamera.

2 kursi sebelahku kosong, membuatku enak sekali menselonjorkan kaki. nyamaan sekali saat merebahkan tubuh. tidak mengantuk sebenarnya. tapi tetep maksa tidur. sayangnya tidurku tak nyenyak. bukan karena teriakan penjaja popmi, kopi, atau mijon. melainkan karena inilah kali pertamaku terbang 10 jam lamanya. sendiri. tidak bawa jam. padahal hape musti di-switch off. jadi dikit2 aku clingak clinguk nengokin layar super lebar dibagian depan untuk mengetahui, sudah sampai mana ini pesawat. jangan2 ntar aku ketiduran trus kelewatan bilang, bang kiri bang.. repot kaan. kutengok seat dibagian kanan, semua TKI bo’ +.+

jadi inti dari note ini, adalah serunya perjalananku pertama kali ke saudi bersama para TKI. hekeke :p ini note masi ada sambungannya. tp ntar ah. maw nyetrika dulu. maklum, TKI :D

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.